Ibu dalam Doa Anaknya
Diposkan oleh zulanda pada Minggu, Oktober 31, 2010 Dalam: CERITA BIASA
Ketika nabi muhammad ditanya seorang sahabat tentang siapakah orang yang harus didoakan lebih dahulu , ia menjawab : ''ibumu, ibumu dan ibumu kemudian baru ayahmu''. Mungkin anda akan berpikir bahwa betapa besarnya kemuliaan yang didapatkan oleh seorang ibu. Namun sebenarnya ada makna yang tersirat, sangat mendalam bagi kita.
Ibu adalah yang melahirkan, menyusui dan membesarkan, itulah tiga peran penting ketika ia berbuat untuk anaknya. Bagaimana dengan ayah ? Ia hanya membesarkan kita , makanya ayah hanya mendapatkan sepertiga kasih sayang anaknya, bila dibandingkan dengan ibu. Mungkin ketika kita mendengar banyak anak yang membuat derita bagi ibunya, melukai ibunya bahkan membunuh ibunya, itu sudah biasa kita saksikan. Namun seiring zaman timbul sesuatu yang berbeda, ketika ibu tidak lagi disayangi atau dikenali oleh anaknya sendiri. Mengapa hal ini bisa terjadi ? Marilah kita mengkoreksi diri. Ibu-ibu zaman sekarang jauh lebih sibuk daripada ayahnya. Ibu-ibu zaman sekarang suka arisan dan kumpul sana dan sini sehingga meninggalkan anaknya. Ibu-ibu zaman sekarang lebih suka memeras keringat dibanding memeras susu buat putra putrinya. Oh.....ibu mengapa engkau lupa, bahwa ada tiga kemuliaan dalam doa kami itu. Wahai ibuku , tidakkah engkau ingin merasakan seperti yang dirasakan ibu - ibu zaman dahulu, yang meninabobokan saatku tidur, yang terbangun dan mendekatiku manakala rasa takut menghampiriku, yang selalu memelukku saat sedih menyelimuti perasaanku, yang selalu tersenyum walau raut lelah dan marah menghiasi wajahmu. Oh ibuku......kembalilah padaku , pada anakmu yang merindukan keutuhan cinta dan kasih sayangmu, buat aku mengenali dirimu, buat aku mencintaimu , buat aku memberikan kasih dan sayangku padamu, seperti doa tiga kemuliaan yang kami panjatkan untukmu, ibu , ibu dan ibu...................
Dalam : CERITA BIASA